minus academy faq plus academy faq Check in circle Apple Android Home Magnifer Calculator Mail Email Facebook Twitter RSS Linkedin Linkedin hollower Headphones Wechats Instagram Line Mail 2 Phone Phone 2 Minus Plus Arrow right Arrow left (variant 2) Arrow right (variant 2) Brand logo Brand logo not filled Hamburger Flag of the Hong Kong Flag of the US/GB Flag of the US/GB Flag of the US/GB Flag of the China Flag of the China Flag of the China (traditional) Flag of the Taiwan Flag of the Hong Kong Flag of the Spain Flag of the Russia Flag of the France Flag of the German Flag of the Portugal Flag of the Italy Flag of the Poland Flag of the Czech Flag of the Hungary Flag of the Sweden Flag of the Bulgarian Flag of the Finland Flag of the Lithuania Flag of the Denmark Flag of the Croatia Flag of the Estonia Flag of the Norway Flag of the Romania Flag of the United Arab Emirates Flag of the United Arab Emirates Flag of the Indonesia Flag of the Malaysia Flag of the Korea Flag of the Korea Flag of the Samoa Flag of the Vietnam Flag of the Thailand Flag of the Japan Cross Cross large User Arrow down Arrow up Cube Info list Data comunication Clock Slash
A-to-Z ACADEMY
A-to-Z ACADEMY / Pemula (3) - Pemahaman Trading Forex

Mengapa Menggunakan Leverage?

Desember 16, 2020 13:17 PM

Tujuan Leverage

Penggunaan leverage berasal dari margin trading. Hal ini karena pembeli dan penjual menyetor “margin” sebagai jaminan untuk memenuhi kontrak di masa depan. Karena margin sebagian besar dihitung sebagai proporsi dari jumlah ukuran kontrak, proporsi tersebut disebut "konsep leverage".

Di pasar keuangan, banyak broker akan menawarkan layanan margin trading, seperti pinjaman hipotek dan derivatif yang biasanya melibatkan leverage. Tujuan leverage adalah untuk membuat beberapa investor kecil lebih mudah masuk ke pasar. Namun, pola pikir ini tidak selalu benar. Pengaturan leverage pada dasarnya digunakan pada beberapa aset keuangan dengan sedikit volatilitas tetapi dengan jumlah transaksi yang besar.

Leverage sering digunakan dalam forex trading karena fluktuasi harian pasar forex cukup stabil. Dalam kebanyakan situasi, fluktuasi mata uang utama biasanya kurang dari 1%. Itulah sebabnya investor, broker, dan bank percaya bahwa transaksi tersebut tidak perlu dibayar penuh, dan penyelesaian kontrak dapat dipastikan melalui margin.

Tidak sulit untuk menemukan bahwa aset tertentu, saham atau mata uang yang tidak populer, jarang ditradingkan dengan leverage. Dan ketika pasar berubah menjadi berisiko, bank dan broker akan menurunkan rasio leverage mereka untuk memastikan penyelesaian kontrak disampaikan secara tertib.

Pro dan Kontra Margin Trading

Singkatnya, leverage memiliki sisi positif dan negatif. Dengan menggunakan leverage, investor dapat membuat modalnya bekerja jauh lebih efisien, yang berarti mereka lebih fleksibel daripada mereka yang tidak menggunakan leverage, memanfaatkan modal mereka dengan lebih baik untuk meraih lebih banyak peluang, atau mereka dapat meningkatkan eksposur investasi mereka untuk memperbesar keuntungan dalam kondisi pasar yang baik.

Namun, ketika keuntungan diperkuat, kerugian juga dapat diperbesar ketika pasar memburuk. Beberapa investor mungkin telah salah mengatur posisi mereka, sehingga margin tidak mencukupi dan mereka mungkin menerima margin call. Selain itu, investor mungkin terpaksa menutup posisi mereka pada harga yang sangat buruk ketika pasar berfluktuasi secara dramatis, seperti saat "pasar ambruk". Penting juga untuk dicatat bahwa leverage melibatkan pengaturan pinjaman dari broker, dan biasanya tersirat biaya dalam transaksi tersebut.

——

Peringatan Risiko: Konten di atas hanya untuk referensi dan tidak mewakili posisi ZFX. ZFX tidak menanggung segala bentuk kerugian yang disebabkan oleh operasi perdagangan yang dilakukan oleh artikel ini. Harap tegas dalam pemikiran Anda dan lakukan pengendalian risiko yang sesuai.

Pengetahuan adalah KEKUATAN
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang sebagai seorang trader. Bergabunglah dengan ZFX Academy untuk menjadi yang pertama mengetahui tentang webinar, artikel, atau panduan kami berikutnya.
Hubungi Kami