minus academy faq plus academy faq Check in circle Apple Android Home Magnifer Calculator Mail Email Facebook Twitter RSS Linkedin Linkedin hollower Headphones Wechats Instagram Line Mail 2 Phone Phone 2 Minus Plus Arrow right Arrow left (variant 2) Arrow right (variant 2) Brand logo Brand logo not filled Hamburger Flag of the Hong Kong Flag of the US/GB Flag of the US/GB Flag of the US/GB Flag of the China Flag of the China Flag of the China (traditional) Flag of the Taiwan Flag of the Hong Kong Flag of the Spain Flag of the Russia Flag of the France Flag of the German Flag of the Portugal Flag of the Italy Flag of the Poland Flag of the Czech Flag of the Hungary Flag of the Sweden Flag of the Bulgarian Flag of the Finland Flag of the Lithuania Flag of the Denmark Flag of the Croatia Flag of the Estonia Flag of the Norway Flag of the Romania Flag of the United Arab Emirates Flag of the United Arab Emirates Flag of the Indonesia Flag of the Malaysia Flag of the Korea Flag of the Korea Flag of the Samoa Flag of the Vietnam Flag of the Thailand Flag of the Turkey Flag of the Japan Cross Cross large User Arrow down Arrow up Cube Info list Data comunication Clock Slash
A-to-Z ACADEMY
A-to-Z ACADEMY / Trading Tips

Trik Sederhana Agar Tidak Overtrading dan Margin Call saat Trading Forex

Juli 29, 2021 12:26 PM

INDONESIA-ZFX.COM – Kebanyakan pemula forex sering berpikir bahwa mengambil lebih banyak trading order atau posisi trading berarti akan mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Semakin banyak setup yang Anda ambil, semakin besar peluang Anda untuk menang, bukan?

SALAH!

Trading bukanlah lotere atau judi 🙂

Overtrading itu apa si sebenernya?

Overtrading terjadi saat Anda mengambil begitu banyak setup trade sehingga Anda terekspose dengan begitu banyak pair yang harus dilihat dan terekspos dengan risiko yang lebih besar setiap harinya.

Salah satu psikolog trading favorit saya, Dr. Brett Steenbarger, menjelaskan bahwa akar dari overtrading adalah ketidaksesuaian antara ekspektasi keuntungan seseorang dengan volatilitas pasar.

Dengan kata lain, trader sering merasa perlu untuk mengambil beberapa pergerakan pasar untuk mencapai tujuan mereka yang seharusnya mereka abaikan karena belum memenuhi kualitas setup yang baik.

Meskipun sangat membantu untuk menetapkan tujuan trading, ada satu masalah besar dengan pola pikir ini.

“Ingat, pasar tidak bergerak berdasarkan ekspektasi Anda!” – Z Academy

Pola pikir semacam ini dapat membuat seorang trader melebih-lebihkan keterampilan tradingnya dalam upaya mencapai targetnya dan secara mental meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia memiliki hari trading yang baik.

Meskipun ini mungkin berhasil dalam beberapa kasus, itu bisa menjadi berbahaya bagi psikologi trading Anda ketika itu membuat Anda merasa tak terkalahkan dan terlalu percaya diri bahwa Anda benar-benar dapat trading di lingkungan pasar apa pun.

Jika Anda sering terjebak dalam situasi ini, jangan menyalahkan diri sendiri! Ini jauh lebih umum daripada yang Anda pikirkan, dan itu terjadi bahkan pada trader berpengalaman.

Kita tahu bahwa kebanyakan dari kita telah dikondisikan untuk berpikir bahwa kita harus bekerja lebih keras dan berbuat lebih banyak untuk mencapai hasil yang lebih baik.

10.000 jam latihan itu baik, namun merupakan kesalahpahaman untuk berpikir bahwa bekerja lebih keras sama dengan mengambil lebih banyak trading. Bekerja keras dalam trading berarti mengambil setup trading terbaik (alias probabilitas tinggi). dan 10.000 jam latihan digunakan untuk melakukan backtesting atau menguji strategi yang akan digunakan untuk pasar tertentu.

Ini bisa melibatkan menunggu dengan sabar atau duduk di sela-sela jika Anda harus. Tidak melakukan apa-apa dan menahan diri untuk melakukan trading ketika tidak selaras dengan strategi Anda adalah keputusan trading itu sendiri.

Tentu saja ini jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, jadi inilah satu trik sederhana yang dapat membantu Anda menghindari overtrading:

Ambil hanya SATU TRADING SETUP setiap harinya!  🙂

Itu benar, tidak ada pengecualian. Jika Anda mendapatkan keuntungan yang besar, Anda selesai untuk hari itu. Jika Anda mengalami kerugian, Anda selesai untuk hari itu.

Pelatih dan penulis Day Trading Galen Woods menyebut ini sebagai One Bullet Action Plan.

Menetapkan aturan satu trading mutlak ini memaksa Anda untuk berpikir seolah-olah Anda hanya memiliki satu peluru tersisa, yang berarti bahwa Anda harus membidik dengan benar dan menarik pelatuk pada waktu yang tepat untuk memaksimalkan satu-satunya tembakan Anda.

Kedengarannya sangat sederhana, tetapi membutuhkan banyak energi. 🙂

Anda harus memantau grafik dan semua setup yang tersedia untuk melihat mana yang sejalan dengan strategi Anda, jadi ini menjawab kebutuhan psikologis untuk “melakukan lebih banyak.” jadi bukan untuk trading lebih banyak.

Anda harus ekstra pemilih dalam memfilter yang “terbaik” untuk hari itu dan pada saat yang sama waspada dalam mengeksekusi setup tersebut.

Ingatlah kata-kata dari Eminem: “You only have one shot, do not miss your chance” gunakan satu kesempatan setup tersebut setiap harinya dan tembakan pada setup terbaik.

Baca juga : Beberapa Alasan Trader Pemula Wajib Bergabung di Z Academy Indonesia 

Nah, sekarang gimana dengan undertrading?

Jangan khawatir tentang itu dulu. Jauh lebih banyak trader menghapus akun mereka dari overtrading daripada undertrading.

Setelah Anda dapat dengan mudah menghindari overtrading, Anda akan dapat menyempurnakan strategi dan sistem Anda.

Dari sana, tetap berpegang pada setup probabilitas tinggi akan menjadi seperti kebiasaan Anda, dan tentunya membantu Anda tetap profitable secara konsisten dalam jangka panjang.

Ingin melihat bagaimana ZFX Analyst hanya mengambil setup 1-2 setiap harinya? Subscribe YouTube Channel ZFX Indonesia, karena setiap minggunya kalian akan dapat bergabung live trading bersama secara GRATIS.

Pengetahuan adalah KEKUATAN
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang sebagai seorang trader. Bergabunglah dengan ZFX Academy untuk menjadi yang pertama mengetahui tentang webinar, artikel, atau panduan kami berikutnya.
Hubungi Kami